Manfaat Ragi Dan Cara Tepat Menyimpan Ragi (Berdasarkan Jenis Ragi) Agar Kandungan Gizi Tetap Terjaga

Manfaat Ragi Dan Cara Tepat Menyimpan Ragi (Berdasarkan Jenis Ragi) Agar Kandungan Gizi Tetap Terjaga
Ragi yang selama ini hanya kita manfaatkan sebagai pemicu fermentasi pada makanan misalnya untuk membuat tape, ternyata mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan.

Tahukah Anda bahwa dibalik bentuknya yang sederhana tenyata ragi banyak mengandung protein dan vitamin yang tinggi. Sehingga tidak salah jika mengonsumsi makanan yang melalui proses fermentasi dengan ragi seperti misalnya kudapan tape (baik tape ketan maupun tape singkong). Apa saja manfaat di balik ragi? Berikut pembahasannya.

  • Untuk obat pegal-pegal
Ragi dapat dimanfaatkan untuk mengurangi rasa pegal di kaki. Caranya adalah dengan mencapurkan ragi dengan sedikit air kemudian mengoleskan ragi tersebut ke seluruh bagian yang nyeri. Setelah itu diamkan beberapa saat sampai ragi mengering dan bilas dengan air hinggga bersih.
  • Mengobati diabetes
Ragi memiliki kromium atau mineral yang diindetifikasi sebagai faktor toleransi glukosa (gtf) kandungan ini sangat membantu bagi penderita diabetes karena dapat mengandalikan gula darah ke tingkat normal.
  • Menjaga Kadar Gula

Bahkan para penderita kadar gula yang tidak seimbang atau yang memiliki tekanan darah tinggi atau rendah dapat menjadikan ragi untuk menjaga kesehatan.

  • Menjaga kesehatan kulit
Ragi dapat meningkatkan perkembangan DNA, selain itu juga dapat permasalahan kesehatan kulit seperti kulit sensitif, kulit berjerawat dan masalah kulit lainnya seperti kemerahan dan gatal-gatal pada kulit.
  • Menjaga metabolisme tubuh
Ragi memiliki khasiat untuk menjaga metobolisme tubuh Diantaranya adalah bisa mengurangi berat badan, penambahan ragi dalam program diet juga dapat sangat baik,
  • Menjaga Fungsi Hati
Ragi juga dapat menjaga kesehatan hati, meningkatkan produksi darah dan memperbaiki aliran dan sistem pencernaan kita.
  • Mengatasi Masalah Rambut
Manfaat ragi lainnya yaitu dapat mengatasi masalah-masalah rambut, karena ragi memiliki kandungan vitamin B yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan yang tepat dari rambut, membantu memperbaiki kerusakan rambut, kulit kepala gatal dan mengatasi rambut rontok.
  • Cara Menyimpan Ragi Berdasarkan Jenis-Jenisnya :
Ragi Padat dalam keadaan normal lebih cepat rusak dan akan kehilangan daya peragiannya jika disimpan dalam suhu 2 derajat C selama 4 sampai 5 minggu. Ragi padat harus selalu disimpan ditempat dingin (lemari es).
Ragi Kering yang terbentuk seperti butiran halus ini umumnya terbungkus dalam kemasan timah yang mengandung nitrogen agar tetap awet. Untuk penyimpanan tidak perlu disimpan ditempat yang dingin (lemari es), tetapi bila keadaan memungkinkan, menyimpan ragi ini ditempat dingin akan menambah kegunaan ragi. Suhu ideal untuk menyimpan ragi kering agar awet dalam jangka waktu yang panjang adalah 7 derajat C dan perlu diperhatikan sesering mungkin.
Dalam keadaan tidak terpakai, ragi membutuhkan suasana hangat agar sel – sel nabatinya tetap hidup untuk mengaktifkan kerjanya. Maka ragi – ragi ini memerlukan penyimpanan yang teliti. Yang perlu diingat pada saat membeli ragi, teliti tanggal kadaluwarsa pada kemasan dan pastikan kemasan dalam keadaan utuh dan kering. Khusus ragi kering, perhatikan jika kemasan sobek maka ragi sudah tidak hidup lagi dan tidak aktif dalam proses fermentasi. (*semut-jepang.com)

Share this post

Post Comment